Sitename

Description your site...

August 15, 2018

FULL VIDEO: Pasangan Santri Mesum di Masjid Terekam Kamera CCTV

FULL VIDEO: Pasangan Santri Mesum di Masjid Terekam Kamera CCTV

 

Sungguh tidak terpuji, perbuatan ini sangat tidak pantas ditiru. Pasangan mahasiswa-mahasiswi ini melakukan tindakan hubungan intim di sebuah masjid. Bahkan, CCTV masjid mereka rusak agar tindakan tidak terpuji mereka tidak diketahui.

Pertama kali perbuatan itu dilakukan MWJ (22), warga Bandungano, Semarang dan FM (23) warga Purwodadi, Grobogan pada Senin 9 April 2018 pukul 10.00 WIB. Usai melakukan perbuatan mesum, jam 12.30 WIB mereka datang kembali ke kompleks masjid. “Saat ditanya, dia menjawab hanya melihat-lihat saja, ” ungkap Ketua RT 02/01 Sraten, Suparno yang rumahnya berada di sebelah masjid, Jumat 13 April 2018.

Lokasi peristiwa berada di dalam Masjid At Taqwa, Tuntang, Salatiga.

Usai hari itu, pasangan mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Salatiga dan juga santri di pondok pesantren Sraten dan pondok pesantren Gedangan, Tuntang, itu datang kembali ke masjid pada Jumat pagi.

Suparno mengungkapkan pasangan itu datang menemuinya dan bertanya macm-macam kepada dirinya. Selanjutnya, pasangan itu masuk dalam masjid dan merusak CCTV dengan cara menaiki kotak infaq lalu memukul CCTV.

Namun, aksi itu akhirnya terbongkar walau pun kondisi CCTV sudah rusak. Selanjutnya, warga menangkap keduanya, setelah sempat terjadi aksi kejar-kejaran. Keduanya ditangkap di daerah Krenceng, Kecandran, Kota Salatiga. Selanjutnya, mereka dibawa ke masjid untuk diinterogasi.

Beruntung keduanya tidak dihakimi massa, yang sudah geram dan kesal karena masjid dijadikan tempat berzina. Bahkan, warga menemukan kondom bekas pakai di bawah almari masjid, kemudian mukena yang disimpan di almari diambilnya dan diduga digunakan untuk membersihkan sperma.

Selanjutnya, keduanya dibawa ke Polsek Tuntang untuk diserahkan ke Polres Semarang. Takmir Masjid At Taqwa, Sraten, Taufik turut dihadirkan di Polres Semarang untuk dimintai keterangannya.

Aksi mesum santri ini juga membuat pengasuh Ponpes Mansya’ul Huda, Sraten, KH Matori Mansur merasa kecolongan. MWJ diketahui merupakan santri di ponpes asuhan Matori tersebut.

“Saya lalai dan minta maaf dengan kejadian yang benar-benar menampar saya ini. Apalagi santri ini juga kuliah di IAIN Salatiga,” kata KH Matori Mansur.

Selama ini katanya, MWJ itu anaknya baik, santun, sopan bahkan jika salat selalu berada di barisan paling depan. Terkadang juga mengimami santri lainnya. Kasus mesum di dalam masjid itu, membuat sang pengasuh terkejut. “Apakah MWJ sudah gelap mata, sehingga tidak dapat menjaga nafsunya,” ujarnya.

Gepostet von Yuni Rusmini am Freitag, 13. April 2018

MWJ, katanya, adalah remaja yang kalem, khusuk dalam ibadahnya, suaranya juga bagus dan disiplin dalam mengaji. Dia sudah ‘mondok’ selama 2,5 tahun lamanya dan juga sambil menempuh kuliah di IAIN Salatiga.

Atas perbuatannya, pengasuh pondok memutuskan untuk mengeluarkan MWJ dari Ponpes Mansya’ul Huda.

Sumber : https://www.oranyenews.com

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below