Sitename

Description your site...

October 20, 2018

Gadis Ini Pilih Jadi Relawan Pramuka Arus Mudik

Gadis Ini Pilih Jadi Relawan Pramuka Arus Mudik

Surabaya (beritajatim.com) – Pengamanan di stasiun saat ini bukan hanya dipantau oleh pihak aparat keamanan saja. Ada yang menarik yakni para relawan yang menggunakan baju pramuka. Salah satunya Rukhayatul Islamiyah. Berbalut seragam coklat khas Pramuka, ia dengan semangat membantu para pemudik, baik yang turun maupun berangkat dari Stasiun Gubeng Surabaya.

Rukhayatul Islamiyah tak sendiri. Bersama 15 orang teman lainnya, semangat peduli terpancar jelas dari kesigapan gadis yang tergabung di Gerakan Pramuka Peduli 2018 ini. Mia begitu nama yang tertulis di bagian atas saku seragam milik Islamiyah. Membantu satu sama lain sudah menjadi bagian dari hidupnya. Meski dalam keadaan berpuasa, dia mengaku tahun ini sangat beruntung bisa ditunjuk mengamankan jalannya mudik 2018.

“Kalau memang niat tidak akan keganggu. Malah tidak terasa puasanya kalau dibuat aktifitas. Bisa bantu banyak orang rasanya senang,” ujarnya, Senin (11/6/2018). Ketika ditanya apakah tidak menyesal liburan justru di stasiun, Mia menjawab dengan tegas tidak ada rasa seperti itu. Dia menyampaikan kalau dirinya senang bahkan didukung oleh kedua orang tuanya.

Untuk tugas dalam sehari, gadis ini memulainya dari pukul 07.00-19.00 WIB. Praktis 12 jam waktu Mia berada di Stasiun Gubeng, padahal sekarang sudah memasuki musim libur sekolah. “Senang bisa bantu. Ini pertama kali saya bisa bantu seperti ini di stasiun. Sudah diizinkan orang tua malah didukung saya kegiatan positif seperti ini,” kata gadis yang masih duduk di Kelas X SMK Barunawati Surabaya ini.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Pramuka Surabaya, Agus Setyono menyampaikan banyak hal yang dilakukan para Pramuka di stasiun. Yakni mulai dari menunjukan arah kereta api, mengamankan, membawa barang hingga membantu anak kecil. Untuk kegiatannya mulai dari tanggal 9-26 Juni. “Kebanyakan adik sekolah yang kami libatkan. Kalau bantuan tidak ada, hanya kadang dari Dinsos (Dinas Sosial). Sementara untuk buka puasa, ada takjil,” pungkasnya.

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below